Pringsewu, 18 Maret 2026 — Program ketahanan pangan peternakan bebek petelur milik BUMDes Jejama Pekon Sukaratu, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu mulai menunjukkan hasil. Pada Selasa (18/3/2026), bebek petelur Mojosari yang dipelihara di kandang BUMDes Jejama resmi mulai bertelur untuk pertama kalinya.
Momen tersebut disambut antusias oleh pengurus dan pengelola kandang karena menjadi tanda awal dimulainya masa produksi telur dari program ketahanan pangan desa yang telah dijalankan sejak awal tahun 2026.
Pengurus sekaligus pekerja kandang, Rifa Hardiansah, menyampaikan bahwa pada tahap awal produksi, telur yang dihasilkan masih dalam jumlah sedikit.
“Untuk awal ini baru tiga butir telur yang jatuh. Mudah-mudahan ke depannya produktivitas telur bebek ini bisa terus meningkat dari hari ke hari,” ujarnya.
Rifa juga menjelaskan bahwa pihak pengelola kandang terus berupaya memberikan perawatan terbaik agar kondisi ternak tetap sehat dan produktif. Perawatan dilakukan secara rutin mulai dari pemberian pakan terjadwal, menjaga ketersediaan air minum, membersihkan kandang, hingga memastikan kebersihan tempat minum ternak tetap terjaga.
“Kami berusaha semaksimal mungkin dalam mengurus bebek ini, mulai dari memberi makan secara terjadwal, membersihkan kandang, memberikan minum, sampai menjaga kebersihan air minum di kandang,” tambahnya.
Dengan dimulainya produksi telur tersebut, pengurus BUMDes Jejama berharap program peternakan bebek petelur Mojosari dapat berkembang secara optimal dan menjadi salah satu unit usaha unggulan desa yang mampu mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD) Pekon Sukaratu.